Sabtu, 17 April 2021

TUJUAN MEMPELAJARI KETERAMPILAAN SOSIAL DAN APLIKASINYA DALAM KEHIDUPAN SEHARI HARI

 

Oleh :
Amanda Salsabila (03019192047)
Mahasiswi Tadris IPS2 Semester IV
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara




PENDAHULUAN

 

1.1 Latar Belakang :  

Keterampilan Sosial merupakan bagian penting dari kemampuan hidup manusia untuk berinteraksi dengan orang lain. Keterampilan sosial adalah suatu kemampuan secara cakap yang tampak dalam tindakan, mampu mencari, memilah dan mengelola informasi, mampu mempelajari hal-hal baru yang dapat memecahkan masalah sehari-hari, mampu memiliki keterampilan berkomunikasi baik lisan maupun tulisan, memahami, menghargai, dan mampu bekerjasama dengan orang lain yang majemuk, mampu mentranformasikan kemampuan akademik dan beradaptasi dengan perkembangan masyarakat.

Melihat zaman sekarang banyak anak anak bahkan orang dewasa yang kurang cakap dalam bersosialisasi. Jadi, tak jarang banyak ketimpangan ketimpangan sosial yang terjadi. Menurut Suharsiwi (2015: 2) bahwa pembelajaran keterampilan sosial untuk anak kebanyakan secara umum diperoleh melalui apa yang dilihat dan ditiru dalam lingkungannya dan untuk anak berkebutuhan khusus diperlukan sebuah model pembelajaran yang dapat memvisualkannya. Keterampilan ini membiasakan sikap untuk mengembangkan dan menggunakan strategi mengatasi berbagai konflik yang terjadi di masyarakat serta belajar dari kenyataan dan situasi seperti kehidupan sebenarnya.

1.2 Rumusan Masalah :

A. Apa yang dimaksud dengan Keterampilan Sosial

B. Apa tujuan dipelajarinya Keterampilan Sosial

C. Bagaimana Aplikasinya Terhadap kehidupuan sehari-hari

1.3 Manfaat:

Mengetahui apa saja tujuan tujuan dari mempelajari keterampilan sosial dan bagaimana jika keterampilan sosial ini diaplikasikan ke kehidupan sehari-hari.

 

PEMBAHASAN

A. Pengertian Keterampilan Sosial

Keterampilan sosial menurut Libet & Lewinsohn ( dalam Cartledge & Milburn 1993: 7 ) adalah “kemampuan kompleks untuk melakukan perilaku yang mendapat penguatan positif dan tidak melakukan perilaku yang mendapat penguatan yang negatife”

Bakat Ini digunakan untuk sikap mengembangkan dan menggunakan strategi Atasi berbagai konflik di masyarakat dan belajarlah darinya Realitas dan situasi dalam kehidupan nyata. Pengetahuan, Keterampilan untuk memahami dan mengalami hubungan sosial Manusia.

Sementara itu Combs & Slaby (dalam Cartledge & Milburn,1993 :7) menyatakan bahwa keterampilan sosial adalah “kemampuan untuk berinteraksi dengan orang lain pada kontek sosial dalam cara-cara spesifik yang secara sosial diterima atau bernilai dan dalam waktu yang sama memiliki keuntugan untuk pribadi dan orang lain”. Pendapat-pendapat tersebut memberikan pemahaman bahwa keterampilan sosial merupakan serangkaian kemampuan yang diiliki oleh siswa, sehingga individu tersebut dapat diterima oleh lingkungan sosial secara positif.

Kerampilan sosial bukanlah keterampilan yang dimiliki individu sejak lahir namun dari proses belajar, baik dari orang tua, teman dan lingkungan sekitar kita.

Jadi dapat disimpulkan bahwa keterampilan sosial adalah sebuah kemampuan yang dimiliki seseorang untuk berinteraksi, bersosialisi dengan orang lain agar dapat menjaga keharmonisan dalam berkomunikasi.

B. Tujuan Mempelajari Keterampilan Sosial

     Adapun beberapa tujuan yang dapat kita ketahui dalam mempelakari keterampilan sosial, sebagai berikut:

·  1. Melatih diri untuk cakap dalam bersosialisasi.

·        2. Lebih membuka pikiran individu untuk terus berusaha yang terbaik untuk berkomunikasi dengan orang lain.

·         3. Agar dapat menimbulkan rasa simpati dan empati terhadap orang lain.

·         4. Bagi siswa, agar  mampu mengaktifkan siswa dalam kegiatan berkelom-pok, keberanian bertanya dan mengemukakan pendapat, tertanamnya nilai-nilai kerja sama, terbentuknya jiwa demokratis, rasa percaya diri, belajar secara aktif, ber, memiliki tang-gung jawab pribadi maupun kelompok.

·      5. Saat kita mempelajari keterampilan sosial kita dapat lebih tau cara menghargai orang lain saat berbicara.

·             6. Tidak semena mena dengan orang lain.

·       7. Ditempat kita bekerja dapat melakukan kerja sama dengan rekan kerja.

    Jadi, pada intinya mempelajari keterampilan sosial dapat membuat kita sukses dalam bersosialisasi di lingkungan dan ketika dihadapkan situasi rumit di dalam sosial kita bisa mengatasinya.

C. Pengaplikasian Keterampilan Sosial dalam kehidupan sehari-hari

Pengaplikasian dimaksudkan adalah bagaimana jika keterampilan sosial ditempatkan dan diterapkan di kehidupan sehari-hari.

Didalam Kehidupan Keluarga:

Dapat diaplikasikan saat kumpul keluarga dan kita bisa lebih dapat berinteraksi dengan orang tua, sepupu dan saudara yang lain agar keharmonisan didalam keluarga tetap terjalin dengan baik.

Didalam Kehidupan Sekolah:

     Jika diaplikasikan di kehidupan sekolah dapat kita aplikasikan saat peserta didik dan guru diskusi dua arah jika guru dan peserta didik keterampilan sosialnya memumpuni maka keseimbangan dalam berkomunikasi didalam kelas pun sangat amat terjalin dengan baik.

     Dan disaat peserta didik bermain dengan temannya maka keterampilan sosial yang ia bawa dari lingkungannya dirumah akan muncul.

Didalam Kehidupan Pekerjaan

Apabila kita ingin dihormati oleh orang lain di tempat kerja, maka keterampilan sosial (interpersonal) mengajarkan kita untuk bersikap hormat juga kepada orang lain. Dengan kata lain, kita tidak akan pernah dihormati oleh orang lain, jika diri sendiri saja tidak mau menghormati orang lain.   

Dalam keterampilan sosial (interpersonal) ada beberapa kata yang harus kita sertakan dalam setiap ucapan penting ketika berinteraksi dengan orang lain. Contohnya adalah sebagai berikut:

·         Saat kita ingin meminta bantuan pada orang lain, maka jangan lupa ucapkan kata “tolong”. 

·         Saat kita secara sengaja atau tidak sengaja menyakiti hati orang lain atau menyusahkan mereka, maka jangan lupa ucapkan kata “maaf”. 

·         Ketika kita harus jalan melewati beberapa orang yang mungkin lebih tinggi jabatannya dari kita, maka kita perlu mengucapkan kata “permisi”, dan lain sebagainya.

KESIMPULAN

            Dari pembahasan materi diatas dapat disimpulkan bahwa mempelajari keterampilan sangatlah penting karena untuk pribadi kita sendiri bersosialisasi dengan orang lain itu sangatlah tidak mudah, jadi harus dilatih dari lingkungan yang paling kecil yaitu lingkungan keluarga. Dan mengaplikasikan keterampilan sosial di kehidupan sehari hari juga tidak mudah, pasti banyak tantangan yang dihadapi dan kita harus tetap berusaha untuk terus belajar dan memahami bahwa keterampilan sosial itu sangat penting.

SARAN

Saran saya sebagai penulis artikel ilmiah ini adalah, kepada para pembaca sekalian untuk terus belajar memahami kondisi sosial kita dan terus belajar untuk terampil dalam bersosial, karena jika kita sudah mempelajari keterampilan sosial dengan baik maka kemampuan bersosialisasi kita pun akan semakin baik.

 

REFERENSI

    Amtorunajah,Siasah Muhsinatun. Peningkatan Keterampilan Sosial Siswa Dalam Pembelajaran IPS Melalui Outdoor Activity di SMP Negeri 1 Kaligondang Kabupaten Purbalingga, Yogyakarta:vol2 no 1 Maret 2015

    Neli Yuliatiningsih, Meningkatkan Keterampilan Sosial Melalui Bermain Pembangunan Pada Anak Usia Dini Di Kelompok B Raudhatul Athfa Habibilah Pekik Nyaring Blok Iii Bengkulu Tengah, Bengkulu: vol 1 no 2, 2016

    Rachmah, Huriah.  Teori dan Praktik Berpikir Sosial dan Keterampilan Sosial. Bandung: Alfabeta. 2018.

    https://media.neliti.com/media/publications/240688-pengembangan-keterampilan-sosial-untuk-m-45e98825.pdf ( diakses pada 17 april 2021 pukul 20:00 PM)

    https://www.klinikpela9.com/keterampilan-sosial-social-skill/ ( diakses pada 17 april 2021 pukul 20:39 PM)

    https://www.studilmu.com/blogs/details/apa-itu-keterampilan-sosial-dalam-kerjasama-tim (diakses pada 17 april 2021 pukul 21:37 PM)



JURNAL KETERAMPILAN SOSIAL DALAM MASYARAKAT

  PENGEMBANGAN KETERAMPILAN SOSIAL DIDALAM LINGKUP MASYARAKAT Oleh : Amanda Salsabila ( 0309192047 ) Email : Amandasalsabila12...