Oleh :
Amanda
Salsabila (03019192047)
Mahasiswi
Tadris IPS2 Semester IV
Universitas
Islam Negeri Sumatera Utara
1.1 Latar Belakang :
Keterampilan Sosial merupakan
bagian penting dari kemampuan hidup manusia untuk berinteraksi dengan orang
lain. Keterampilan sosial
adalah suatu kemampuan secara cakap yang tampak dalam tindakan, mampu mencari,
memilah dan mengelola informasi, mampu mempelajari hal-hal baru yang dapat
memecahkan masalah sehari-hari, mampu memiliki keterampilan berkomunikasi baik
lisan maupun tulisan, memahami, menghargai, dan mampu bekerjasama dengan orang
lain yang majemuk, mampu mentranformasikan kemampuan akademik dan
beradaptasi dengan perkembangan masyarakat.
Melihat zaman sekarang
banyak anak anak bahkan orang dewasa yang kurang cakap dalam bersosialisasi.
Jadi, tak jarang banyak ketimpangan ketimpangan sosial yang terjadi. Menurut
Suharsiwi (2015: 2) bahwa pembelajaran keterampilan sosial untuk anak
kebanyakan secara umum diperoleh melalui apa yang dilihat dan ditiru dalam
lingkungannya dan untuk anak berkebutuhan khusus diperlukan sebuah model
pembelajaran yang dapat memvisualkannya. Keterampilan ini membiasakan sikap
untuk mengembangkan dan menggunakan strategi mengatasi berbagai konflik yang
terjadi di masyarakat serta belajar dari kenyataan dan situasi seperti
kehidupan sebenarnya.
1.2
Rumusan Masalah :
A. Apa yang dimaksud
dengan Keterampilan Sosial
B. Apa tujuan
dipelajarinya Keterampilan Sosial
C. Bagaimana
Aplikasinya Terhadap kehidupuan sehari-hari
1.3
Manfaat:
Mengetahui apa saja
tujuan tujuan dari mempelajari keterampilan sosial dan bagaimana jika
keterampilan sosial ini diaplikasikan ke kehidupan sehari-hari.
PEMBAHASAN
A.
Pengertian Keterampilan Sosial
Keterampilan
sosial menurut Libet & Lewinsohn ( dalam Cartledge & Milburn 1993: 7 )
adalah “kemampuan kompleks untuk melakukan perilaku yang mendapat penguatan
positif dan tidak melakukan perilaku yang mendapat
penguatan yang negatife”
Bakat Ini digunakan
untuk sikap mengembangkan dan menggunakan strategi Atasi berbagai konflik di
masyarakat dan belajarlah darinya Realitas dan situasi dalam kehidupan nyata.
Pengetahuan, Keterampilan untuk memahami dan mengalami hubungan sosial Manusia.
Sementara itu Combs
& Slaby (dalam Cartledge & Milburn,1993 :7) menyatakan bahwa
keterampilan sosial adalah “kemampuan untuk berinteraksi dengan orang lain pada
kontek sosial dalam cara-cara spesifik yang secara sosial diterima atau
bernilai dan dalam waktu yang sama memiliki keuntugan untuk pribadi dan orang
lain”. Pendapat-pendapat tersebut memberikan pemahaman bahwa keterampilan
sosial merupakan serangkaian kemampuan yang diiliki oleh siswa, sehingga
individu tersebut dapat diterima oleh lingkungan sosial secara positif.
Kerampilan sosial
bukanlah keterampilan yang dimiliki individu sejak lahir namun dari proses
belajar, baik dari orang tua, teman dan lingkungan sekitar kita.
Jadi dapat disimpulkan
bahwa keterampilan sosial adalah sebuah kemampuan yang dimiliki seseorang untuk
berinteraksi, bersosialisi dengan orang lain agar dapat menjaga keharmonisan
dalam berkomunikasi.
B.
Tujuan Mempelajari Keterampilan Sosial
Adapun
beberapa tujuan yang dapat kita ketahui dalam mempelakari keterampilan sosial,
sebagai berikut:
· 1. Melatih diri untuk cakap dalam
bersosialisasi.
· 2. Lebih membuka pikiran individu untuk
terus berusaha yang terbaik untuk berkomunikasi dengan orang lain.
· 3. Agar dapat menimbulkan rasa simpati dan
empati terhadap orang lain.
· 4. Bagi siswa, agar mampu mengaktifkan siswa dalam kegiatan
berkelom-pok, keberanian bertanya dan mengemukakan pendapat, tertanamnya
nilai-nilai kerja sama, terbentuknya jiwa demokratis, rasa percaya diri,
belajar secara aktif, ber, memiliki tang-gung jawab pribadi maupun kelompok.
· 5. Saat kita mempelajari keterampilan
sosial kita dapat lebih tau cara menghargai orang lain saat berbicara.
· 6. Tidak semena mena dengan orang lain.
· 7. Ditempat kita bekerja dapat melakukan kerja sama dengan rekan kerja.
Jadi, pada intinya mempelajari keterampilan sosial dapat membuat kita sukses dalam bersosialisasi di lingkungan dan ketika dihadapkan situasi rumit di dalam sosial kita bisa mengatasinya.
C. Pengaplikasian Keterampilan
Sosial dalam kehidupan sehari-hari
Pengaplikasian
dimaksudkan adalah bagaimana jika keterampilan sosial ditempatkan dan diterapkan
di kehidupan sehari-hari.
Didalam Kehidupan Keluarga:
Dapat
diaplikasikan saat kumpul keluarga dan kita bisa lebih dapat berinteraksi
dengan orang tua, sepupu dan saudara yang lain agar keharmonisan didalam
keluarga tetap terjalin dengan baik.
Didalam Kehidupan Sekolah:
Jika diaplikasikan di kehidupan sekolah
dapat kita aplikasikan saat peserta didik dan guru diskusi dua arah jika guru
dan peserta didik keterampilan sosialnya memumpuni maka keseimbangan dalam
berkomunikasi didalam kelas pun sangat amat terjalin dengan baik.
Dan disaat peserta didik bermain dengan
temannya maka keterampilan sosial yang ia bawa dari lingkungannya dirumah akan
muncul.
Didalam Kehidupan Pekerjaan
Apabila kita ingin
dihormati oleh orang lain di tempat kerja, maka keterampilan sosial
(interpersonal) mengajarkan kita untuk bersikap hormat juga kepada orang lain.
Dengan kata lain, kita tidak akan pernah dihormati oleh orang lain, jika diri
sendiri saja tidak mau menghormati orang lain.
Dalam keterampilan
sosial (interpersonal) ada beberapa kata yang harus kita sertakan dalam setiap
ucapan penting ketika berinteraksi dengan orang lain. Contohnya adalah sebagai
berikut:
·
Saat kita ingin meminta bantuan pada
orang lain, maka jangan lupa ucapkan kata “tolong”.
·
Saat kita secara sengaja atau tidak
sengaja menyakiti hati orang lain atau menyusahkan mereka, maka jangan lupa
ucapkan kata “maaf”.
·
Ketika kita harus jalan melewati
beberapa orang yang mungkin lebih tinggi jabatannya dari kita, maka kita perlu
mengucapkan kata “permisi”, dan lain sebagainya.
KESIMPULAN
Dari
pembahasan materi diatas dapat disimpulkan bahwa mempelajari keterampilan
sangatlah penting karena untuk pribadi kita sendiri bersosialisasi dengan orang
lain itu sangatlah tidak mudah, jadi harus dilatih dari lingkungan yang paling
kecil yaitu lingkungan keluarga. Dan mengaplikasikan keterampilan sosial di
kehidupan sehari hari juga tidak mudah, pasti banyak tantangan yang dihadapi
dan kita harus tetap berusaha untuk terus belajar dan memahami bahwa
keterampilan sosial itu sangat penting.
SARAN
Saran saya sebagai
penulis artikel ilmiah ini adalah, kepada para pembaca sekalian untuk terus
belajar memahami kondisi sosial kita dan terus belajar untuk terampil dalam
bersosial, karena jika kita sudah mempelajari keterampilan sosial dengan baik
maka kemampuan bersosialisasi kita pun akan semakin baik.
REFERENSI
Amtorunajah,Siasah Muhsinatun. Peningkatan Keterampilan Sosial Siswa Dalam
Pembelajaran IPS Melalui Outdoor Activity di SMP Negeri 1 Kaligondang Kabupaten
Purbalingga, Yogyakarta:vol2 no 1 Maret 2015
Neli Yuliatiningsih, Meningkatkan Keterampilan Sosial Melalui
Bermain Pembangunan Pada Anak Usia Dini Di Kelompok B Raudhatul Athfa Habibilah
Pekik Nyaring Blok Iii Bengkulu Tengah, Bengkulu:
vol 1 no 2, 2016
Rachmah, Huriah. Teori dan Praktik Berpikir Sosial dan Keterampilan Sosial.
Bandung: Alfabeta. 2018.
https://media.neliti.com/media/publications/240688-pengembangan-keterampilan-sosial-untuk-m-45e98825.pdf
( diakses pada 17 april 2021 pukul 20:00 PM)
https://www.klinikpela9.com/keterampilan-sosial-social-skill/
( diakses pada 17 april 2021 pukul 20:39 PM)
https://www.studilmu.com/blogs/details/apa-itu-keterampilan-sosial-dalam-kerjasama-tim
(diakses pada 17 april 2021 pukul 21:37 PM)
